Of Wedding Preparation; List of Vendors (Part 3)

Hello!

Sorry for the (long) hiatus. I have been enjoying Eid Mubarak Holiday, and after that.. Busy doing all the pending works *crying.

But on a happier note, I am finally done with the pile of works, and before another pile comes, let’s do another post! Anyway, Mr. Orange and I have decided that we would write a post each week; and if one of us doesn’t, that person owes the other an ice cream or a dessert bowl. Seems legit!

On a much happier note, I would like to say:

“Happy 27th Birthday to the Love of My Life, my Fiance, the man whom ribs are taken to create me!”

Yes, today is Mr. Orange’s birthday, please do wish him on the comments! 🙂 :). I will upload the photos on my next post! 🙂

So, as promised, pada bagian ini, aku akan membahas tentang dua hal yang sifatnya sangat essential dan penting bagi all bride-to-be. My fiance, Mr. Orange, sudah capek mendengarkan ocehanku dan kegalauanku tentang dua vendor ini. Setelah men-DP pun, rasanya masih galau, merasa kalau “Ah ada vendor lain yang lebih bagus dengan harga lebih murah” atau “Ah, nambah sedikit lagi bisa dapat yang lebih baik”. Rasanya tidak ada habis-habisnya kegalauan mengenai kedua hal ini. Mungkin karena pada prinsipnya, semua bride-to-be ingin menjadi “The Most Beautiful Queen” on her wedding day, makanya kedua vendor ini bisa dikatakan sebagai yang paling menentukan hal tersebut. So, let’s begin!

7. Wedding Dress : Inezia Chrizita

Jadi, ketika memulai preparation untuk wedding, aku memutuskan untuk berguru kepada sepupu yang sudah lebih dulu lulus dari perweddingan. Jadi saran dia adalah setelah book venue, tentukan mau pakai bridal atau tidak. Ini penting, karena kalau pakai bridal kita bisa lebih santai secara semuanya sudah all-in, sedangkan kalau mau pakai boutique atau designer, harus cari-cari lagi vendor MUA (Ini nih yang paling penting!), prewedding photoshoot, etc.

Berbekal saran dari sepupu, mulailah aku discuss dengan Mr. Orange. Mr. Orange basically sih terserah saja asal on budget, dan waktu itu pilihan pertama kita jatuh kepada bridal Taiwan yang sangat tersohor di Kelapa Gading, yaitu Ca******e Bridal. Mengapa? Karena waktu itu another cousin of mine menggunakan bridal ini, dan makeupnya sangan manglingin alias cantik sekali, gaun pun stunning. Selain itu, lokasi juga masih di Kelapa Gading (maklum capeng malas). Jadi, kebetulan bulan Januari 2016, kita datang ke Jakarta Mega Wedding Festival di JI-EXPO Kemayoran, dan masuk ke Booth Catherine, Paket yang ditawarkan kurang lebih seperti ini:

Paket seharga Rp. 21.200.000,00 :
  • New Dress Hari H (Rent Value Rp. 18.000.000,00)
  • Make up + Retouch (Tidak boleh pilih MUA)
  • Photo Prewedding (Indoor dan Outdoor)
  • 2 Album, CD, Canvas
  • 2 Makeup Mama + Retouch
  • 1 Make up Pengapit + Retouch
  • 1 Gown Pengapit
  • 1 Standing Banner
  • 4 Gaun Prewedding
  • Aksesoris dan Hair Piece dipinjamkan

Harga paket masih on-budget, so waktu itu masih semangat pilih Catherine.

Nah, waktu itu iseng-iseng lihat banyak IG designer-designer. Dan kemudian jadi mikir kalau gaun designer beda sekali dengan gaun Bridal. Sama-sama cantik, tapi touch nya beda. Dan waktu itu aku langsung jatuh hati dengan embroidery. Dan sayangnya, gaun bridal jarang sekali yang menggunakan embroidery ini.

Setelah discuss dengan cami dan parents, ternyata mereka setuju walaupun budget jadi membengkak :(. Kebetulan designer pertama yang aku kunjungi adalah Inezia Chrizita (panggilannya Inez), yang bertempat di Kelapa Gading. Yeah, as you can see, I am such a lazy bride-to-be, so I would like my vendor to be as close as possible to my home.

Setelah membuat janji, tibalah hari yang ditentukan! Sayangnya, hari itu cami sedang ada acara kantor di Bangkok, Thailand, sehingga tidak bisa menemani. Alhasil, aku ditemani oleh my youngest sister. Setiba di sana, Inez belum tiba, dan si asisten pun menyuruh aku mencoba beberapa wedding dress, untuk mengetahui gaun yang sesuai untuk aku. Tak lama, Inez pun tiba, she is so pretty and kind, beautiful inside out. Inez pun setuju bahwa akan lebih baik untuk menggunakan ballgown, tetapi not the very big version of it, dengan cuttingan bawah. Lalu Inez memberikan ceramah singkat mengenai jenis kain yang digunakan (organdi, tulle, duchess, etc) dan juga jenis lace, serta embroidery. I have fallen in love with her embroidery design, dan kemudian, Inez menggambarkan design untuk wedding dress aku. Setelah itu, dimulailah saat-saat penantian akan quotation dari Inez, dan about 3 days after the first visit, Inez sent the quotation. I shall not disclose the price and the design, but I must say that the price is within my budget.

Terlalu malas untuk melihat designer lain, I have decided to bring my parents and Mr. Orange to meet Inez, so I arranged for another appointment. They met her, and since there was no objection, so I paid Inez the downpayment. By the way, unlike other designers, the price you paid is only for the wedding dress, but you do get 50% discount if you rent any of Inez’s prewedding dresses.

Here are some of her wedding dresses that I like:

13712683_1097445000335410_448573100_n

12501520_454289914777261_2035378184_n

Contact: 0815 8564 9659 (Inezia Chrizita); Instagram: @ineziachrizita

7. Make Up Artist : Donny Liem

Well, I shall not describe anything about this super famous make-up artist. I believe that you all know about his magic hand; about his natural, flawless, but glamour makeup.

To be honest, I did not target on him at the beginning. I prefer Adele, but to my dismay, Adele is booked on my wedding day. The day I asked the manager was in February, meaning that it was still 1 year and 8 months into my wedding day! So, I asked Donny Liem as my second choice, and thank God, the slots are still available, so I quickly do the downpayment to secure the date. Now, I like Donny more than Adele, so no regrets! I believe that I would be the prettiest on that day 😀 😀

Contact: 0812 8308 965 (Diana Lee – Donny Liem Manager); Instagram: @donnyliem

8. Family Make Up Artist : Yamie and Charmie (Donny Liem Management)

Since I decided to use Donny Liem, I was thinking to use his personnils to do makeup for my mom, mother-in-law, and two sisters. I chose Yamie for my mom and mother-in-law makeup, and Charmie for my sisters’ makeup.

You can check their portfolios through Instagram (@yamiemakeup and @charmie_makeup).

Finally, I am done with the post! Aku baru menyadari bahwa aku tetap menggunakan terlalu banyak English di post ini. Maafkan ya readers, ke depannya aku akan menggunakan English saja, since my Indonesian writing sounds weird. Anyway, I will write the rest of the wedding vendors on the next post, so stay tune, and happy preparation to all the beautiful brides-to-be!

 

5 thoughts on “Of Wedding Preparation; List of Vendors (Part 3)

  1. Happy birthday MR. Orange!! Have a blast one 🙂

    Pasti udah lega banget ya vendor-vendor penting kayak gaun, make up udah dapet. Donny Liem pasti kece banget make upnya. Flawless… Pasti nanti kamu cantik banget nget nget. Dulu aku cari MUA itu H-6 bulan udah gak kedapetan semuanya full 🙁

    Embroidery gaun pengantinnya bagus ya detail banget. Dulu sempet kepikiran sama Inezia Chriztia cuma… setelah deal sama bridal. Hehe sedih..

    So happy buat kamu ^^

    1. Hey Tashya, sudah disampaikan ke Mr. Orange. Hahaha. Thanks a lot loh! 🙂

      Sudah lega nih, vendor-vendor besarnya sudah cover. Last post nih this week, vendor-vendor kecil yang sudah di deal kan juga. Hehehe. Amin Tash, semoga aku jadi cantik didandanin sm Donny. Iya aku baca blog km, km akhirnya pake Aurellia ya. bagus kog itu, aku lihat foto kamu di IG nya. Lebih bagus dari makeup bridal sih.

      Iya aku suka detailnya gitu sih. Gpp Tash, gaun bridal banyak yang cakep cakep kog.

      Kamu sudah H-1 bulan lebih kan ya? semangat Tash! you are so going to be such a glowing, beautiful bride <3 <3

  2. Wahhhhhhh…hoki banget kamu dapet DonnyLiem, enakkkk nyaaaa… waktu dulu pengen banget sama dia..eh full book, ada slot jam 2 pagi doank, busyet kaga sanggup deh di makeup jam 2 pagi hahaha. Gaun nya cakep cakep yahhhh, manteb banget deh pilihannya 😀

    1. Hey Cici yang sudah mau lulus 🙂

      Iya Ci, aku maunya Adele, tapi sudah booked sm bride luar kota, H-1 tahun 10 bulan. Parah banget ya Ci, rebutan MUA. Hahaha. aku juga ambil yang sesi 2 Ci, kalau jam 2 pagi bisa bisa pas resepsi aku sudah ngantuk dan cranky. buahahaha.

      Gaun aku masih 0 Ci, baru Februari ukur badan dan mulai dibuat. Aku penasaran nih sm gaun cici, pasti cantik ya kayak orangnya hihihi 😛

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *